KUALA LUMPUR — Anggota Parlemen Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman mendorong langkah bersama negara-negara ASEAN menghadapi kabut asap lintas batas akibat karhutla.

Menurut unggahan @satubarisandotcom, gagasan itu disampaikan dalam sidang Dewan Rakyat Malaysia pada 13 Oktober 2026. Ia mengusulkan tekanan diplomatik kolektif serta pembatasan akses pembiayaan bagi perusahaan yang terbukti terlibat pembakaran lahan.

Syed Saddiq menyoroti dampak asap terhadap kesehatan dan kegiatan pendidikan. Dalam pandangannya, kerja sama kawasan perlu disertai pertanggungjawaban pihak yang terbukti menyebabkan kebakaran.

Usulan tersebut merupakan sikap seorang anggota parlemen. Unggahan tidak menyebut adanya keputusan resmi ASEAN untuk menerapkan langkah-langkah itu. Pembedaan ini penting agar dorongan politik tidak dibaca sebagai kebijakan yang sudah berlaku.

Sumber unggahan Instagram
Buka unggahan asli di Instagram ↗
Diolah oleh Redaksi 1Barisan. Tanggal peristiwa dijelaskan dalam artikel.